Di dunia ini ada berbagai pekerjaan dengan berbagai resiko, bahkan nyawapun menjadi taruhannya, yang dijalani manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Diantaranya pekerja konstruksi dan pekerja tambang.
Dalam dua pekerjaan diatas resiko keselamatan dari kecelakaan kerja perlu menjadi perhatian serius dan perlu pelatihan kerja secara maksimal. Untuk pekerja konstruksi yang bekerja di proyek pembangunan gedung misalnya, mereka beresiko terjatuh dari ketinggian, tertimpa bahan bangunan dari atas, dan juga beresiko terluka saat membuat struktur sebuah bangunan.
Sama halnya dengan pekerja tambang mereka menanggung resiko kecelakaan kerja yang besar saat beraktivitas di dunia pertambangan misalnya tertimbun reruntuhan saat menggali barang tambang, terkena gas beracun, dan terkena ledakan tambang.
Maka sangat wajar bila para pekerja ini memiliki upah diatas rata- rata karena sebanding dengan resiko yang dihadapinya. Untuk melayani kebutuhan masyarakat di sektor ini sekarang banyak perusahaan asuransi baik BUMN maupun swasta yang menawarkan program asuransi jiwa untuk para pekerja ini.
Dengan mengikuti asuransi jiwa banyak manfaat yang diperoleh seperti santunan perawatan rumah sakit sesuai tingkat kecelakaan yang dialami dan santunan bila meninggal dunia saat bekerja. Namun terjadinya sebuah kecelakaan ini bukan merupakan hal yang diinginkan setiap pekerja tambang maupun pekerja konstruksi, mereka pasti berharap selalu lancar dalam bekerja setiap harinya.
Dengan mengikuti sebuah program asuransi jiwa maka setiap pekerja akan terlindungi saat mengalami hal–hal yang tidak diharapkan, sehingga beban yang timbul dapat menjadi ringan karena bantuan pihak asuransi.
Sebelum memilih sebuah program asuransi jiwa seseorang harus jeli melihat syarat dan ketentuan yang ditetapkan pihak asuransi kalau perlu bertanya kepada pihak asuransi agar informasi yang didapatkan bisa jelas sejelas – jelasnya.
Hal ini penting agar pihak tertanggung ini tidak dirugikan oleh perusahaan asuransi yang diikutinya, misalnya soal bagaimana cara klaim asuransi saat kecelakaan terjadi.
Kebanyakan masalah klaim ini muncul akibat kekurang tahuan pemegang polis saat akan mengajukan klaim atas musibah yang dialaminya.
Banyak program asuransi jiwa yang tersedia tinggal kita memilih sesuai kemampuan dan kebutuhan kita.

February 20th, 2012
Poerwadie
Posted in
Tags: 
