Enaknya Jadi Pegawai Negri Sipil

15th April

ASYIKNYA JADI PNS

Kalu sudah  masanya departemen pemerintah buka lowongan, depnaker dipenuhi pelamar yang ingin membuat kartu kuning (kartu wajib untuk  melamar jadi pegawai negeri sipil alias PNS ) mengantre berjam-jam dan berdesak-desakan pun dijalanin. Setelah itu,  kita juga nggak kalah semangatnya  menjalani serangkaian tes dan bersaing dengan ribuan pelamar lainnya.

Apa sih, yang membuat PNS jadi profesi idaman ?  berikut alasannya :

1 stabil dan minim resiko,  salah satu alasan  kenapa banyak orang  berminat melamar sebagai PNS  adalah karena dianggap sebagai profesi yang stabil, sehingga tidak  perlu khawatir  dengan ancaman PHK. Tidak heran , ketika perusahaan swasta banyak yang gulung tikar akibat krismon, jumlah pelamar PNS semakin meningkat. Apalagi untuk menjadi PNS, kita juga tidak perlu punya modal yang besar, berbeda dibandingkan  dengan yang wirausaha. Tidak Cuma perlu modal besar tapi juga penuh dengan resiko.

2 bisa belajar ke luar negeri,  beberapa departemen memang punya anggaran khusus buat para pegawainya untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan baik di dalam maupun  di luar negeri terlebih kebanyakan  beasiswa yang diberikan  pemerintah asing  diutamakan untuk PNS. Alasannya, karena  PNS terkait langsung  dengan  pembangunan nasional  dan peningkatan kesejahteraan  masyarakat, bukan  untuk kepentingan  pribadi saja. Para PNS yang mendapatkan  beasiswa, setelah menamatkan  pendidikannya diwajibkan  mengaplikasikan ilmunya bagi kemajuan organisasi. Dengan harapan mereka bisa meningkatkan  pembangunan nasional.

3 dinas keliling indonesia + luar negeri, departemen-departemen biasanya memiliki hubungan kerja sama dengan berbagai  lembaga di luar negeri. Dengan jadi PNS kita bisa dapat  kesempatan  untuk menghadiri simposium di luar negeri  atau dinas keluar kota. Tentunya untuk mendapatkan kepercayaan itu, kita harus punya keahlian. Misalnya, kita telah memgang jabatan tertentu yang berkaitan dengan keperluan dinas atau menguasai bidang yang akan dibicarakan dalam simposium tersebut.

4 promosi, dalam departemen ada dua macam jabatan, yaitu jabatan fungsional dan struktural. Semua yang telah menjadi  PNS tetap memilki kesempatan untuk menduduki jabatan tersebut . waktu yang dibutuhkan  untuk  bisa meraih  jabatan  tergantung pada individu  itu sendiri dan kemampuan yang dimilikinya. Kalau berprestasi, kita juga berkesempatan  untuk menduduki jabatan tinggi, baik  di departemen, di BUMN, atau sebagai aparat negara.

Seperti pada lingkungan kerja pada umumnya, kita juga tetap mendapat evaluasi rutin dari atasan. Setiap tahun, PNS dievaluasi dalam dokumen yang dikenal dengan daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP#). Urusan naik jabatan dan kenaikan gaji tidak lepas dari DP3 ini. Jadi, mau meraih jabatan tinggi dalam waktu  cepat ? tunjukan kompetisi..

5 tunjangan, tidak berbeda dengan swasta,  PNS juga mendapatkan beberapa tunjangan, seperti kesehatan, pensiun, gaji ke-13 (selain 12 bulan gaji yang kita dapat secara reguler ) dan keluarga, istimewanya, meskipun orangtuanya sudah meninggal, anak-anak PNS tetap mendapatkan  tunjangan dari peerintah sampai anak tersebut masuk usia dewasa atau menikah. Selain itu, bagi PNS yang sudah memilki jabatan fungsional dan struktural akan mendapatkan tunjangan jabatan fungsional dan struktural. Jumlahnya akan tergantung pada jabatan yang kita pegang.

6 kesempatan mengabdi pada masyarakat, alasan yang satu ini tidak perlu di bilang ! dengan menjadi PNS, kita punya kesempatan  untuk mengabdi  demi meningkatkan  kesejahteraan masyarakat. Daripada Cuma  berkoar-koar kesal mengomentari kondisi negara yang menurut kita bisa lebih baik , mendingan langsung ‘terjun’ dan  jadi bagian dari perubahan  itu sendiri. Actions speak louder than words!

Keuntungan-keuntungan di atas tidak dapat dengan begitu saja. Prestasi tetap jadi kuncinya. Misalnya, untuk dapat beasiswa dan ditugaskan  ke luar negeri, kita tetap  harus bersaing dengan ribuan PNS lain. Prestasi dan kompetensilah yang akan  jadi nilai plus kita. Jadi jangan sekedar jadi PNS, tapi jadi PNS yang berkualitas dan berprestasi.

CARI-CARI INFO

Departemen pemerintah umumnya membuka lowongan satu kali setiap tahunnya (biasanya di akhir dan awal tahun). Tinggal kita yang harus  lihai mencari tahu kapan departemen yang kita  minati membuka lowongan. Bebrapa departemen menyebarkan pengumuman ini sampai ke perguruan tinggi dan koran, serta tentunya situs resmi mereka. Ini dia beberapa situs yang bisa kita akses :

www.depnakertrans.go.id

www.bpk.go.id

Bahaya Krisis Tingkatkan Kinerji Kerja

3rd April

PERUSAHAAN GOYAH , SIAPA ‘DI CUT’ LEBIH DULU ?

Krisis yang  melanda membuat pengusaha terpaksa melakukan efisiensi. Termsuk tenaga kerja. Karyawan seperti apa yang harus bersiap untuk diefisiensi ?

Krisis ekonomi yang melanda amerika serikat, mau tak mau berpengaruh juga  di  indonesia. Para penusaha mulai ketar ketir tak bisa melanjutkan usahanya.

Salah satu yang dilakukan perusahaan untuk efisiensi adalah memotong gaji direksi atau karyawan tertentu yang dianggap berpenghasilan tinggi.

Tapi, tindakan itu bisa jadi belum cukup  membantu agar perusahaan tetap bertahan. Tak heran  bila alternatif berat, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) harus dilakukan. Tentu sja tidak sembarang karyawan bisa di -PHK. Ada beberapa kategori karyawanyang akan ‘dilirik’ perusahaan, di pertimbangkan untuk masuk dalam daftar karyawan yang haurs siap di ‘cut’ lebih dulu. Mereka adalah yang masuk kategori berikut ini :

  • - Kurang produktif

Hal yang paling mudah terlihat dan  ‘dibaca’ oleh perusahaan adalah produktivitas karyawan. Cara mengetahuinya cukup dengan  meminta laporan yang disertai bukti dari supervisor masing-masing divisi.

Dari laporan dan bukti tersebut akan mudah melihat peringkat karyawan dari sisi produktivitasnya. Siapa yang terbawah itulah yang akan ‘di cut’.

  • - PA rendah

Perusahaan memiliki nilai rapor untuk seiap karyawannya,performance appraisal (PA) namanya. Hanya dengan melihat kembali nilai PA karyawannya, perusahaan bisa lebih mudah mebuat keputusan PHK.

Sebab dalam PA atau rapor karyawan terdapat bebrapa poin penilaian. Mulai dari yang umum, seperti kedisiplinan dan inisiatif, sampai ayng khusus, terkait job description atau tanggung jawab yang diemban. Karyawan  dengan nilai PA rendah, berpotensi besaar untuk tersingkir.

  • - Korupsi

Karyawan yang punya track record korupsi, berpotensi besar untuk di-PHK perusahaan.. tak selalu korupsi yang ‘wah’, korupsi kecil-kecilan pun bisa ‘dilirik’

Misalnya, mereka yang suka ‘kabur’ saat jam kerja atau sibuk telepon di jam kerja. Itu termasuk korupsi waktu. Bahkan mereka yang suka membawa pulang properti kantor, semisal pulpen, juga termasuk  koruptor kecil. Bagi perusahaan. Korupsi kecil itu membahayakan, lambat laun bisajadi korupsi besar.

  • - Melanggar aturan

Tiap perusahaan punya aturan main yang harus dipatuhi karyawannya. Jika aturan itu dilanggar, perusahaan akan menilai sebagai bentuk ketidakrespekan karyawan pada perusahaan. ‘ karyawan yang pernah atau baru saja melanggar aturan, pasti akan ‘dilirik’ perusahaan untuk di-PHK.

  • - Tidak disukai

Setiap perusahaan punya iklim kerja yang berbeda. Nah, bila iklim kerja perusahaan dipengaruhi budaya  like-dislike, tentu karyawan yang masuk dalam daftar dislike harus bersiap masuk dalam daftar yang akan di-PHK.

AGAR TAK DI-PHK

Krirteria  kayawan yang berpotensi  di-PHK bisa jadi ada dalam diri anda. Nah, sebelum perusahaan ‘melirik’ anda untuk dimasukan dalam  karyawan yang akan di-PHK, segera lakukan langkah-langkah seperti berikut :

  • - Rajin instropeksi

Bukan hal yang mudah menyadari kekurangan pada diri sendiri. Tapi, bagaimanapun kita harus berusaha mengethauinya.

Karena itu rajin-rajinlah melkukan self talk atau monolog dengan diri sendiri untuk instropeksi diri. Misalnya tanyakan pada diri anda sendiri : ” apa pekerjaanku selalu beres ?”  ; ” kenapa aku sering telat menyelesaikan tugas ?” ; dan sebagainya.

  • - Mau dikoreksi

Wajar memang  jika kita merasa diserang  saaat orang lain memberikan feedback atau koreksi atas hsil pekerjaan kita. Karena itu, cobalah berpikir lebih tebuka.

Rekan kerja atau atasan emberitahu kekurangan kita itu bukan hanya untuk kebaikan bersama, tapi juga untuk kebaikan kita. Jadi, berusahalah bersikap lebih dewasa saat menerima feedback dari orang lain.

Caranya dengan mendengarkan secara utuh feedback yang diberikan. Kemudian kroscek dengan hasil pekerjaan yang sudah diselesaikan. Dengan begitu, kita jdi tahu persis apa yang kurang dari performa kita selama ini.

  • - Memperbaiki diri

Rajin instropeksi diri danmau dikoreksi tentu menjadi bekal bagi karyawan agar bisa bekerja lebih baik.karena tu,jangan sia-siakan kesempatan untuk memperbaiki diri. Benahi apa yang selama ini kurang dan pertahankan apa yang sudah benar.

  • - Tak ragu unjuk diri

Jika usaha perbaikan sudah dilakukan, jangan ragu untuk menunjukannya pada rekan  kerja, atasan dan perusahaan. Ibarat ulat yang sudah jadi kepompong, segeralh keluar dan terbang menjadi kupu-kupu cantik.

Jangan ragu untuk mengepak sayap dan menunjukan potensi diri yang sebenarnya.

Pengacau Prioritas

3rd April

8 HAL PENGACAU PRIORITAS

Prioritas  setiap orang memang  berbeda-beda. Tapi  terkadang  hal-hal yang kita dahulukan ternyata bukan hal yang urgent. Diantaranya :
1. Setelah bercermin, untuk yang terakhir kalinya sebelum berangkat ke kantor, tiba-tiba kita ingat kalau baju yang kitapilih sudah dipakai minggu lalu. Lalu kita bengong lagi di depan lemari pakaian. Akhirnya telat sampai kantor.
2. Terobsesi rambut, memang yang namanya bad hair day benar-benar bisa merusak hari dan mood kerja kita . tapi kalau  kita sering terlambat sampa kantor gara-gara ngurusin rambut… sudah saatnya kita mencari potongan rambut baru yang lebih simple.
3. Puss… yang namanya hewan kesayangan memang tidak boleh sembarangan mengurusnya. Parahnya, saking sayangnya dengan si pus, kita jadi rela bolos atau menunda jadwal ketemuan dengan klien karena kucing kesayangan sakit!  Kita boleh saja peduli dengan kucing tapi bagaimana dengan perusahaan yang menggaji kita tiap bulan ?
4. Terbius serial, saking tergila-gilanya pada telenovela atau serial lainnya. Kita sampai menunda pekerjaan biar tidak ketinggalan satu episode pun.  Tapi sebenarnya kita bisa minta tolong orang rumah untuk merekam tayangan tersebut kalau kita belum pulang.  So.. kita tidak akan ketinggalan nonton, dan pekerjaan pun tidak terbengkalai.
5. Tidak bisa berhenti ber- SMS, di sela-sela tugas yang menumpuk, kita selalu menyempatkan diri mengirim SMS pada teman atau pacar. Mending isinya penting, kadang-kadang hanya menanyakan kabar dan berakhir dengan ngegosip! Gangguan kecil seperti ini, kalau keterusan, akan memperlambat kerja kita.
6. Belanja, biarpun tagihan kartu kredit sudah mendekati limit, kita masih asyik saja berbelanja ini itu. Buntutnya, apalagi kalau tidak nggak pinjam uang dari sahabat atau orangtua ?  kan  malu-maluin banget ?!
7. Tidur, hari libur diprioritaskan untuk tidur seharian. Soalnya kebanyakan tidur malah bikin tubuh nggak segar dan kepala pusing!  Jangan hanya bermalas-malasan, mumpung libur, sempetin juga berolahraga.
8. Baca tabloid gosip, demi nggak ketinggalan berita terkini seleb, kita rela bolak-balik ke toilet kantor.   Biar nggak ketahuan bos atau rekan kerja. Apalagi kalau berikutnya kita membahas gosip para artis yang nggak penting dan bikin pekerjaaan kita jadi nggak selesai.