Pemimpin Ideal

26th Desember

Atasan ideal seharusnya bisa memimpin, kenyataannya, tidak semua atasan punya jiwa kepemimpinan.

Punya atasan yang bisa mengerti anak buah pastilah menyenangkan, tapi sayngnya sering kali kita dikecewakan oleh sikap atasan yang kurang tegas, biasanya hanya memberikan perintah. Dan yang lebih parahnya lagi aspirasi kita mentok tanpa tindak lanjut maupun solusi.
leadership
BORN TO BE A LEADER
Meskipun posisi sebagai pemimpin biasanya dibarengi berbagai fasilitas dan kemudahan, jabatan tersebut bukanlah pekerjaan mudah. Tidak heran kalau mungkin atasan kita kurang  punya jiwa kepemimpinan. Karena tidak semua orang dianugerahi ‘bakat’ yang satu ini. Lagipula, berbeda dengan manajemen,  kepemimpinana itu merupakan sebuah proses, bukan posisi. Jadi bukan berarti seseorang yang punya jabatan tinggi dan anak buah yang banyak secara otomatis bisa memimpin, sebaliknyapun begitu. Makanya meskipun kita ‘anak bawang’ dalam sebuah tim, bukan berarti kita Cuma  bisa jadi pengikut.

Sekalipun kita berbakat, sama seperti nyanyi, melukis atau menari. Memimpin bisa dipelajari. Jadi tidak perlu mengumpat kalau melihat atasan yang tidak bisa memimpin. Buktikan diri dulu kalau kita bisa memimpin. Dan  bukan tidak mungkin, meskipun pengalaman bekerja kita belum terlalu banyak, kita bisa meraih promosi lebih cepat dari rekan kerja yang lain.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kita bisa belajar untuk menjadi pemimpin. Tapi jangan terburu-buru mau mendapatkan hasil yang instant, karena untuk menjadi pemimpin yang baik butuh ilmu, waktu , pengalaman dan jam terbang.

Namun secara garis besar, pemimpin harus punya tiga kemampuan dasar yang saling berhubungan, yaitu kemampuan untuk meyakinkan orang lain, mengembangkan pengaruh, dan kemampuan membina suatu hubungan.
Untuk meyakinkan orang lain, tidak Cuma perlu adanya kepercayaan antara dua belah pihak tapi kita juga harus punya strategi.  Kita harus mengenal betul orang-orang yang berada dalam lingkungan kita.
Dengan begitu kita bisa tahu pendekatan apa yang harus kita lakukan, sehingga saat kita ingin menyampaikan informasi, mereka dengan mudah  bisa menerimanya. Memang, kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Kalau ada satu-dua rekan kerja yang tidak suka, jangan diabaikan tapi beri pengertian.

SENI MEMPENGARUHI
Kalau kita sudah bisa meyakinkan rekan-rekan kerja kita. Maka dengan mudah kita ‘memepengaruhi’ mereka. Tentunya pengaruh yang baik dan disesuaikan situasi dan kondisi lingkungan kita.
Jangan coba-coba, memberikan pengaruh buruk. Hal ini hanya akan membuat aib kita terbuka perlahan-lahan, terlebih lagi kita bisa merusak hubungan baik yang sudah terjalin. Kalau kondisinya sudah buruk seperti  ini, akan lebih sulit untuk mendapatkan  kepercayaan mereka. Apalagi kalau atasan sampai menilai kita sebagai provokator.
Namun kemampuan meyakinkan  dan mempengaruhi pada lingkungan akan sia-sia kalaukita tidak bisa membina hubungan tersebut baik-baik. Jangan  hanya kalau ada proyek saja kita baru berteman baik. Meskipun lain divisi, kita bisa makan siang atau nonton bareng.
Kemampuan interpersonal dengan atasan  maupun rekan kerja  tidak Cuma bisa mengakrabkan  hubungan  tapi  mampu meningkatkan kepercayaan antara kita dan mereka.

SIKAP PEMIMPIN
Selain kemampuan dasar yang bisa dipelajari, seorang pemimpin juga diharapkan bisa bersikap seperti berikut :
-    PUNYA WAWASAN & KETERAMPILAN, sangat sayang sekali  kalau seandainya  wawasan dan keterampilan kita terbatas. Bagaimana orang lain mau dipimpin oleh kita ? minimal kita memiliki pengetahuan  luas tentang bidang pekerjaan kita, perbanyak diskusi dengan atasan dan rekan kerja. Baca buku dan simak selalu berita yang sedang berkembang. Kalau merasa keterampilan kita kurang, ajukan permohonan uantuk mendapatkan pelatihan pada atasan. Kalau pun harus mengeluarkan biaya dari kantong sendiri, pastinya anda tidak akan rugi. Dengan wawasan dan keterampilan yang kita punya, kita pasti akan lebih mudah mencari solusi saat mendapatkan masalah.
-    BISA MENGAMBIL KEPUTUSAN, banyak atasan yang memiliki wewenang membuat keputusan  tapi tidak mampu melakukannya. Kebanyakan , penyebabnya karena tidak berani mengambil resiko. Takut di tegur oleh atasannya lagi atau  di benci anak buahnya. Padahal ketidakmamapuannya ini bisa mengurangi kepercayaan orang lain akan kompetensinya. Agar tidak salah dalam membuat keputusan , sebelumnya lakukan investigasi dan cari fakta, bisa juga dengan belajar dari pengalaman orang yang lebih senior.
-    PERCAYA DIRI, Tidak hanya percaya diri saat berkomunikasi dengan orang lain. Yang paling penting  adalah percaya diri pada saat mengerjakan tugas yang diberikan kepada kita. Dengan begitu kita akan dihargai rekan kerja dan anak buah kita. Untuk meningkatkan  rasa percaya diri, kita harus tahu betul  tugas tersebut. Jangan sampai salah interpretasi, lebih baikl banyak bertanya  dan berdiskusi, apalagi kalau tugas pertama, pada atasan dan rekankerja, daripada sok tahu tapi akhirnya malah berantakan.
-    MEMEGANG JANJI, sikap ini merupakan prinsip utama bagi seorang pemimpin. Tidak perlu merasa terbebani kepercayaan ini.cukup dengan konsisten dan bertanggung jawab penuh terhadap tindakan atau keputusan yang kita buat, itu sudah bisa jadi bukti kalau kita bisa memegang janji.
-    BERKEPRIBADIAN, sebagai pemimpin kita juga harus punya kepribadian kuat, tidak mudah terpengaruh orang lain, namun harus tetap  fleksibel. Meskipun kita tipe orang yang lugas. Tapi  kalau situasi dan kondisi tidak mendukung, kita harus bisa berkompromi.
-    BERBADAN SEHAT, menjadi pemimpin tidak hanya harus berotak encer tapi juga berbadan sehat. Bagaimana bisa maksimal bekerja kalau capek sedikit saja harus langsung bedrest ? memiliki tubuh sehat sangat mudah, konsumsilah makanan yang bergizi dan cukup istirahat dan rutin berolahraga.

MENGENAL PENGIKUT
Namanya pemimpin tentunya harus punya pengikut. Tanpa mereka  belum tentu kita bisa menyelesaikan pekerjaan secara baik.  Bahkan menurut teori manajemen, pemimpin yang  baik  juga  seorang  pengikut yang baik. Biar kerja sama  kita dengan para pengikut  menjadi baik, kita harus tahu tipe-tipe pengikut kita
Ada lima tipe pengikut  antara lain :
1.     sebenarnya cukup mandiri tapi sayangnya sering  bertindak sesuka hati. Dia tidak perduli meskipun sikapnya melenceng dari tugasnya. Tidak heran kalau dia dianggap pemberontak.  Pengikut itpe ini bisa dibilang pengikut yang tidak efektif. Kalau kita punya pengikut seperti ini, kita harus bersikap tegas namun tetap bersedia untuk berkompromi. Ajak dia bicara baik-baik dan diskusikan tugasnya serta apa yang  akan dilakukannya. Mintalah dia mengerjakan tugas sesuai dengan kesepakatan. Selalu pantau pekerjaaannya dan ingatkan baik-baik kalau dia sudah mulai melenceng dari tugasnya.
2.    Conformist, tipe yang satu ini juga termasuk dalam kategori kurang efektif. Karena pengikut tipe ini  biasanya  bergantung pada orang lain dan pemikirannya kurang kritis, akhirnya dia cenderung jadi tipe “yes,sir.” Bisa jadi karena dia kurang percaya diri dengan kemampuannya.  Sebaiknya kita coba memberikan dia tantangan yang ringan terlebih dahulu. Ajak dia berdiskusi, tindakan-tindakan apa yang  bisa dilakukan untuk menyelesaikan tantangan  tersebut. Menghadapi tipe pengikut ini kita harus  extra sabar. Tapi kalau dia sudah berubah, tentunya kita juga yang untung.
3.    Pragmatis, pengikut yang satu ini selalu cari aman. Dia hanaya akan mematuhi pimpinan yang tidak akan membawanya ke dalam masalah. Sikap ini memang bisa menguntungkannya, karena namanya akan selalu bersih. Namun sikap tersebut juga membuatnya lemah. Kalau terus dibiarkan dia tidak akan terbiasa menghadapi masalah karena selalu cariaman. Walaupun agak sulit , tapi beri dia tanggung jawab yang cukup besar,asal dengan pengawasan yang ketat tapi jangan biarkan dia berjalan sendiri, bisa-bisa dia tidak mengerjakan tugasnya seperti yang diharapkan.
4.    Pasif, tipe ini sangat mudah dikenali, saat meeting, dia hampir tidak pernah bersuara dan biasanya duduk di bangku paling belakang. Jangan berharap dia akan menyampaikan ide-idenya Apalagi menunjukan diri sebagai project manager seperti sering kali kita lihat di acara the apprentice. Dia baru akan bekerja hanya kalau ada perintah.  Rasa kurang percaya diri merupakan penyebab orang ini menjadi pasif. Untuk meningkatkan rasa percaya dirinya, masukan dia dalam tim yang bisa memberinya motivasi. Orang pasif seperti ini belum tentu minim ide brilian. Biasanya dia baru terbuka kalau sudah  merasa nyaman dalam suatu lingkungan. Perhatikan perkembangannya kalau sudah ada kemajuan, tidak ada salhnya memberikan tantangan atau tanggung jawab yang lebih besar.
5.    Exemplary, inilah tipe pengikut yang ideal, bahkan bisa dibilang dialah yang sebenarnya calon pemimpin. Selain cukup berpengalaman, biasanya  pengikut itpe ini terlahir  dengan jiwa kepemimpinan. Meskipun  baru masuk baru  ke dalam suatu lingkungan, dia mudah beradaptasi dan menyukai tantangan. Kalau kita punya pengikut seperti ini, jangan ragu memberikan dia tanggung jawab besar, dia pasti tahu apa yang harus dia kerjakan.

Enaknya Jadi Pegawai Negri Sipil

15th April

ASYIKNYA JADI PNS

Kalu sudah  masanya departemen pemerintah buka lowongan, depnaker dipenuhi pelamar yang ingin membuat kartu kuning (kartu wajib untuk  melamar jadi pegawai negeri sipil alias PNS ) mengantre berjam-jam dan berdesak-desakan pun dijalanin. Setelah itu,  kita juga nggak kalah semangatnya  menjalani serangkaian tes dan bersaing dengan ribuan pelamar lainnya.

Apa sih, yang membuat PNS jadi profesi idaman ?  berikut alasannya :

1 stabil dan minim resiko,  salah satu alasan  kenapa banyak orang  berminat melamar sebagai PNS  adalah karena dianggap sebagai profesi yang stabil, sehingga tidak  perlu khawatir  dengan ancaman PHK. Tidak heran , ketika perusahaan swasta banyak yang gulung tikar akibat krismon, jumlah pelamar PNS semakin meningkat. Apalagi untuk menjadi PNS, kita juga tidak perlu punya modal yang besar, berbeda dibandingkan  dengan yang wirausaha. Tidak Cuma perlu modal besar tapi juga penuh dengan resiko.

2 bisa belajar ke luar negeri,  beberapa departemen memang punya anggaran khusus buat para pegawainya untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan baik di dalam maupun  di luar negeri terlebih kebanyakan  beasiswa yang diberikan  pemerintah asing  diutamakan untuk PNS. Alasannya, karena  PNS terkait langsung  dengan  pembangunan nasional  dan peningkatan kesejahteraan  masyarakat, bukan  untuk kepentingan  pribadi saja. Para PNS yang mendapatkan  beasiswa, setelah menamatkan  pendidikannya diwajibkan  mengaplikasikan ilmunya bagi kemajuan organisasi. Dengan harapan mereka bisa meningkatkan  pembangunan nasional.

3 dinas keliling indonesia + luar negeri, departemen-departemen biasanya memiliki hubungan kerja sama dengan berbagai  lembaga di luar negeri. Dengan jadi PNS kita bisa dapat  kesempatan  untuk menghadiri simposium di luar negeri  atau dinas keluar kota. Tentunya untuk mendapatkan kepercayaan itu, kita harus punya keahlian. Misalnya, kita telah memgang jabatan tertentu yang berkaitan dengan keperluan dinas atau menguasai bidang yang akan dibicarakan dalam simposium tersebut.

4 promosi, dalam departemen ada dua macam jabatan, yaitu jabatan fungsional dan struktural. Semua yang telah menjadi  PNS tetap memilki kesempatan untuk menduduki jabatan tersebut . waktu yang dibutuhkan  untuk  bisa meraih  jabatan  tergantung pada individu  itu sendiri dan kemampuan yang dimilikinya. Kalau berprestasi, kita juga berkesempatan  untuk menduduki jabatan tinggi, baik  di departemen, di BUMN, atau sebagai aparat negara.

Seperti pada lingkungan kerja pada umumnya, kita juga tetap mendapat evaluasi rutin dari atasan. Setiap tahun, PNS dievaluasi dalam dokumen yang dikenal dengan daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan (DP#). Urusan naik jabatan dan kenaikan gaji tidak lepas dari DP3 ini. Jadi, mau meraih jabatan tinggi dalam waktu  cepat ? tunjukan kompetisi..

5 tunjangan, tidak berbeda dengan swasta,  PNS juga mendapatkan beberapa tunjangan, seperti kesehatan, pensiun, gaji ke-13 (selain 12 bulan gaji yang kita dapat secara reguler ) dan keluarga, istimewanya, meskipun orangtuanya sudah meninggal, anak-anak PNS tetap mendapatkan  tunjangan dari peerintah sampai anak tersebut masuk usia dewasa atau menikah. Selain itu, bagi PNS yang sudah memilki jabatan fungsional dan struktural akan mendapatkan tunjangan jabatan fungsional dan struktural. Jumlahnya akan tergantung pada jabatan yang kita pegang.

6 kesempatan mengabdi pada masyarakat, alasan yang satu ini tidak perlu di bilang ! dengan menjadi PNS, kita punya kesempatan  untuk mengabdi  demi meningkatkan  kesejahteraan masyarakat. Daripada Cuma  berkoar-koar kesal mengomentari kondisi negara yang menurut kita bisa lebih baik , mendingan langsung ‘terjun’ dan  jadi bagian dari perubahan  itu sendiri. Actions speak louder than words!

Keuntungan-keuntungan di atas tidak dapat dengan begitu saja. Prestasi tetap jadi kuncinya. Misalnya, untuk dapat beasiswa dan ditugaskan  ke luar negeri, kita tetap  harus bersaing dengan ribuan PNS lain. Prestasi dan kompetensilah yang akan  jadi nilai plus kita. Jadi jangan sekedar jadi PNS, tapi jadi PNS yang berkualitas dan berprestasi.

CARI-CARI INFO

Departemen pemerintah umumnya membuka lowongan satu kali setiap tahunnya (biasanya di akhir dan awal tahun). Tinggal kita yang harus  lihai mencari tahu kapan departemen yang kita  minati membuka lowongan. Bebrapa departemen menyebarkan pengumuman ini sampai ke perguruan tinggi dan koran, serta tentunya situs resmi mereka. Ini dia beberapa situs yang bisa kita akses :

www.depnakertrans.go.id

www.bpk.go.id

Bahaya Krisis Tingkatkan Kinerji Kerja

3rd April

PERUSAHAAN GOYAH , SIAPA ‘DI CUT’ LEBIH DULU ?

Krisis yang  melanda membuat pengusaha terpaksa melakukan efisiensi. Termsuk tenaga kerja. Karyawan seperti apa yang harus bersiap untuk diefisiensi ?

Krisis ekonomi yang melanda amerika serikat, mau tak mau berpengaruh juga  di  indonesia. Para penusaha mulai ketar ketir tak bisa melanjutkan usahanya.

Salah satu yang dilakukan perusahaan untuk efisiensi adalah memotong gaji direksi atau karyawan tertentu yang dianggap berpenghasilan tinggi.

Tapi, tindakan itu bisa jadi belum cukup  membantu agar perusahaan tetap bertahan. Tak heran  bila alternatif berat, seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) harus dilakukan. Tentu sja tidak sembarang karyawan bisa di -PHK. Ada beberapa kategori karyawanyang akan ‘dilirik’ perusahaan, di pertimbangkan untuk masuk dalam daftar karyawan yang haurs siap di ‘cut’ lebih dulu. Mereka adalah yang masuk kategori berikut ini :

  • - Kurang produktif

Hal yang paling mudah terlihat dan  ‘dibaca’ oleh perusahaan adalah produktivitas karyawan. Cara mengetahuinya cukup dengan  meminta laporan yang disertai bukti dari supervisor masing-masing divisi.

Dari laporan dan bukti tersebut akan mudah melihat peringkat karyawan dari sisi produktivitasnya. Siapa yang terbawah itulah yang akan ‘di cut’.

  • - PA rendah

Perusahaan memiliki nilai rapor untuk seiap karyawannya,performance appraisal (PA) namanya. Hanya dengan melihat kembali nilai PA karyawannya, perusahaan bisa lebih mudah mebuat keputusan PHK.

Sebab dalam PA atau rapor karyawan terdapat bebrapa poin penilaian. Mulai dari yang umum, seperti kedisiplinan dan inisiatif, sampai ayng khusus, terkait job description atau tanggung jawab yang diemban. Karyawan  dengan nilai PA rendah, berpotensi besaar untuk tersingkir.

  • - Korupsi

Karyawan yang punya track record korupsi, berpotensi besar untuk di-PHK perusahaan.. tak selalu korupsi yang ‘wah’, korupsi kecil-kecilan pun bisa ‘dilirik’

Misalnya, mereka yang suka ‘kabur’ saat jam kerja atau sibuk telepon di jam kerja. Itu termasuk korupsi waktu. Bahkan mereka yang suka membawa pulang properti kantor, semisal pulpen, juga termasuk  koruptor kecil. Bagi perusahaan. Korupsi kecil itu membahayakan, lambat laun bisajadi korupsi besar.

  • - Melanggar aturan

Tiap perusahaan punya aturan main yang harus dipatuhi karyawannya. Jika aturan itu dilanggar, perusahaan akan menilai sebagai bentuk ketidakrespekan karyawan pada perusahaan. ‘ karyawan yang pernah atau baru saja melanggar aturan, pasti akan ‘dilirik’ perusahaan untuk di-PHK.

  • - Tidak disukai

Setiap perusahaan punya iklim kerja yang berbeda. Nah, bila iklim kerja perusahaan dipengaruhi budaya  like-dislike, tentu karyawan yang masuk dalam daftar dislike harus bersiap masuk dalam daftar yang akan di-PHK.

AGAR TAK DI-PHK

Krirteria  kayawan yang berpotensi  di-PHK bisa jadi ada dalam diri anda. Nah, sebelum perusahaan ‘melirik’ anda untuk dimasukan dalam  karyawan yang akan di-PHK, segera lakukan langkah-langkah seperti berikut :

  • - Rajin instropeksi

Bukan hal yang mudah menyadari kekurangan pada diri sendiri. Tapi, bagaimanapun kita harus berusaha mengethauinya.

Karena itu rajin-rajinlah melkukan self talk atau monolog dengan diri sendiri untuk instropeksi diri. Misalnya tanyakan pada diri anda sendiri : ” apa pekerjaanku selalu beres ?”  ; ” kenapa aku sering telat menyelesaikan tugas ?” ; dan sebagainya.

  • - Mau dikoreksi

Wajar memang  jika kita merasa diserang  saaat orang lain memberikan feedback atau koreksi atas hsil pekerjaan kita. Karena itu, cobalah berpikir lebih tebuka.

Rekan kerja atau atasan emberitahu kekurangan kita itu bukan hanya untuk kebaikan bersama, tapi juga untuk kebaikan kita. Jadi, berusahalah bersikap lebih dewasa saat menerima feedback dari orang lain.

Caranya dengan mendengarkan secara utuh feedback yang diberikan. Kemudian kroscek dengan hasil pekerjaan yang sudah diselesaikan. Dengan begitu, kita jdi tahu persis apa yang kurang dari performa kita selama ini.

  • - Memperbaiki diri

Rajin instropeksi diri danmau dikoreksi tentu menjadi bekal bagi karyawan agar bisa bekerja lebih baik.karena tu,jangan sia-siakan kesempatan untuk memperbaiki diri. Benahi apa yang selama ini kurang dan pertahankan apa yang sudah benar.

  • - Tak ragu unjuk diri

Jika usaha perbaikan sudah dilakukan, jangan ragu untuk menunjukannya pada rekan  kerja, atasan dan perusahaan. Ibarat ulat yang sudah jadi kepompong, segeralh keluar dan terbang menjadi kupu-kupu cantik.

Jangan ragu untuk mengepak sayap dan menunjukan potensi diri yang sebenarnya.

Pengacau Prioritas

3rd April

8 HAL PENGACAU PRIORITAS

Prioritas  setiap orang memang  berbeda-beda. Tapi  terkadang  hal-hal yang kita dahulukan ternyata bukan hal yang urgent. Diantaranya :
1. Setelah bercermin, untuk yang terakhir kalinya sebelum berangkat ke kantor, tiba-tiba kita ingat kalau baju yang kitapilih sudah dipakai minggu lalu. Lalu kita bengong lagi di depan lemari pakaian. Akhirnya telat sampai kantor.
2. Terobsesi rambut, memang yang namanya bad hair day benar-benar bisa merusak hari dan mood kerja kita . tapi kalau  kita sering terlambat sampa kantor gara-gara ngurusin rambut… sudah saatnya kita mencari potongan rambut baru yang lebih simple.
3. Puss… yang namanya hewan kesayangan memang tidak boleh sembarangan mengurusnya. Parahnya, saking sayangnya dengan si pus, kita jadi rela bolos atau menunda jadwal ketemuan dengan klien karena kucing kesayangan sakit!  Kita boleh saja peduli dengan kucing tapi bagaimana dengan perusahaan yang menggaji kita tiap bulan ?
4. Terbius serial, saking tergila-gilanya pada telenovela atau serial lainnya. Kita sampai menunda pekerjaan biar tidak ketinggalan satu episode pun.  Tapi sebenarnya kita bisa minta tolong orang rumah untuk merekam tayangan tersebut kalau kita belum pulang.  So.. kita tidak akan ketinggalan nonton, dan pekerjaan pun tidak terbengkalai.
5. Tidak bisa berhenti ber- SMS, di sela-sela tugas yang menumpuk, kita selalu menyempatkan diri mengirim SMS pada teman atau pacar. Mending isinya penting, kadang-kadang hanya menanyakan kabar dan berakhir dengan ngegosip! Gangguan kecil seperti ini, kalau keterusan, akan memperlambat kerja kita.
6. Belanja, biarpun tagihan kartu kredit sudah mendekati limit, kita masih asyik saja berbelanja ini itu. Buntutnya, apalagi kalau tidak nggak pinjam uang dari sahabat atau orangtua ?  kan  malu-maluin banget ?!
7. Tidur, hari libur diprioritaskan untuk tidur seharian. Soalnya kebanyakan tidur malah bikin tubuh nggak segar dan kepala pusing!  Jangan hanya bermalas-malasan, mumpung libur, sempetin juga berolahraga.
8. Baca tabloid gosip, demi nggak ketinggalan berita terkini seleb, kita rela bolak-balik ke toilet kantor.   Biar nggak ketahuan bos atau rekan kerja. Apalagi kalau berikutnya kita membahas gosip para artis yang nggak penting dan bikin pekerjaaan kita jadi nggak selesai.

Tips Untuk Meniti Karir

31st Maret

BERANI BERSAING KARIER MELESAT
Survival of the fittest. Percaya hukum alam yang satu ini kan ? untuk urusan  karier, aturan ini juga berlaku, yangterkuatlah yang akan menang. Kalau kita kompeten da terus nunjukin  prestasi, kesempatan meraih sukses pasti lebih besar. Tentunya tidak gampang meraihnya, namun yang pasti  untuk  sukses kita wajib punya semangat bersaing!

Semua hal di dunia ini punya dua sisi, gelap -  terang, cewek – cowok, begitu juga  dengan persaingan di dunia kerja. Ada persaingan yang dilakukan  secara sehat, namun  tidak sedikit yang melakukan hal sebaliknya. Cara mendeteksinya : kalau bersaing  secara sehat, kita sepenuhnya menyadari bahwa kita dinilai atas performa kerja mulai dari tahap awal hingga akhir.
Dalam persaingan, selalu ada yang menang dan kalah, supaya tidak terjegal ikuti trik-trik berikut ini :

  1. Play by the rule,  selalu jadikan peraturan perusahaan sebagai pegangan. Jadi, seandainya saingan mau menjatuhkan  kita, pelanggaran tidak bisa dijadikan senjata. Jika di larang mengenakan celana panjang pada hari-hari tertentu, jangan pedulikan ajakan teman untuk berbuat nakal. Main aman saja.
    Harus  di catat pula playing the rule tidak  berarti kita jadi  kaku. Kendala karier sering muncul karena kita  tidak fleksibel. Sekali-kali kita bole kok mencuri waktu untuk  mengunjungi rekan-rekan dari divisi lain untuk mengakrabkan diri. lain waktu mungkin kita membutuhkan mereka.
  2. Rela kerja  ekstra, ingat, kita sedang bersaing. Jangan terpaku pada job description, meskipun sudah menyelesaikan tugas, jangan sampai kelihatan kita ongkang-ongkangan kaki. kalau memang  mungkin , ada baiknya  membantu rekan kerja yang lain atau mengusulkan  diri untuk mengerjakan  proyek yang akan  dikerjakan . semakin proaktif akan semakin menonjol. Janganmau kalah dengan yang lain.
  3. Multiskilled, semakin banyak keahlian yang  kita punya, kita akan semakin unggul. Meskipun sama-sama calon sekretaris yang memiliki bekal keskretarisan yang sama, tapi kalau  kita mempunyai  keahlian lain, misalnya jago bahasa mandarin, kita tentunya akan  lebih unggul beberapa poin.  Jangan mau jadi orang yang hanya punya kemapuan standard saja.
  4. Lihai berstrategi,  jangan terlalu tenggelam dengan pekerjaan yang menggunung.  Bersaing itu memerlukan strategi. Pahami betul politik dikantor. Lengah  sedikit, bisa jadi kita salah  langkah.  Jika atmosfir perusahaan kita cukup kaku, ya jangan suka sok akrab. Ikuti prosedur yang berlaku. Jangan sampai ada pihak yang merasa dilangkahi. Akibatnya  bisa fatal. Cap tidak tahu diri bisa saja melekat pada kita.
  5. Jago mengatasi stress, pandangan dunia kerja sebagai medan perang. Sekali kita terlibat, harus siap jiwa raga. Pekerjaan kita bisa jadi gempuran yang tidak ada hentinya, makanya cara kita menangani stres sangat penting. Kalau kita dikalahkan oleh stress kerja, performa kita tidak akan oke. Kegagalan pun menanti.
    Agar jago  menangani stress, selalu berpikir “ saya bisa” jangan pernah menganggap suatu tugas terlalu berat. Sekali pikiran ini mampir di benak kita,  rasa nggak mampu akan menghantui. Kalau kita memang  berusaha keras  untuk menyelesaikan  tugas dengan baik, dukungan dari  banyak pihak  pasti akan berdatangan.
  6. Manajemen waktu,  sering lembur berarti rajin ? belum tentu !  keseringan lembur  malah tidak baik bagi konduite kita. Pasti ada yang  salah  dengan time management kita.  Bukan tidak mugkin akan ada pertanyaan di dalam pikiran boss kita  ataupun rekan kerja, kalau kita tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Sebenarnya tidak ada yang slah dengan lembur. Tentunya selama diperlukan. Tapi, kalau kita ceerdas  mengatur waktu, mustahil lembur terus-terusan kan ?  mangement waktu adalah kunci  tercapainya suatu target  dengan kualitas  dan range  waktu yang memuaskan.
  7. Tidak mengulangi kesalahan, no body’s  perfect. Mungkin kita pernah melakukan kesalahan, tapi tidak usah berkecil hati, yang penting kitamau memperbaiki  diri. Dengan mengulangi kesahalan yang sama  berarti  tidak kompeten dan kemampuan  belajar kita rendah. Nilai kita akan terus  merosot dimata atsan sehingga para pesaing bisa melewati kita tanpa banyak kesulitan.
  8. Tunjukan ambisi, last but not least, tunjukan kalau kita berambisi. Atasan bukan paranormal yang bisa menebak isi kepala. Kalau kita kelihatannya adem ayem saja, sudah puas dengan posisi  sekarang, tidak mungkin kita akan mendapatkan promosi!  Buat apa diberi jatah lebih kalauu orangnya tidak mau ? mungkin  itu yang akan ada di pikiran atasan kita.  Sebelum kkta menghadap atasan, tunjukan terlebih dulu  bersemangat kerja kita. Meeting merupakan saaat yang tepat untuk unjuk gigi, kita bisa memberi sinyal kalau kita kompeten. Layaknya atlet, harus aktif menjemput bola

Survive Jadi Karyawan Baru

6th Maret

KIAT SURVIVE JADI KARYAWAN BARU

Masuk ke lingkungan baru  memang mendebarkan, terlebih kalau kita tidak punya teman  senasib yang sama-sama warga baru,  anda harus berjuang sendirian untuk beradaptasi  dengan lingkungan  kantor baru. Belum lagi ketika harus  berhadapan dengan rekan-rekan kantor yang emasang tampang sejuta pertanyaan kepada kita. Mau bersikap ramah , takut di bilang sok asyik, bersikap jaim, takut dibilang pasif.   Semua itu merupakan masalah bagi anda jika anda  belum  tau triknya. Berikut ada beberapa trik yang bisa anda gunakan untuk beradaptasi ditempat baru anda.

ADAPTASI PASTI

Adptasi, itu adalah point paling penting ketika masuk ke lingkungan baru. Kita boleh saja  jadi lulusan  terbaik di kampus atau punya segudang pengalaman, sehingga merasa tidak terlalu sulit masuk ke suatu lingkungan. Tapi setiap tempat punya budaya yang berbeda. Contoh sederhananya, kalau kalau di tempat kita bekerja, kita bisa bebas  memajang foto atau hiasan  di meja kerja, sementara kantor lain, di tas meja hanya boleh ada komputer dan berkas-berkas pekerjaan. Kita yang anak baru tentunya harus menyesuaikan diri.

Selain tugas-tugas kantor, kita memang punya banyak pekerjaan ekstra yang harus kita pelajari. Kita harus tau job description, peraturan dan kebijakan perusahaan, sifat atasan dan rekan kerja samapai peraturan tidak tertulis di divisi kita. Mungkin ada beberapa peraturan yang  tidak  berubungan langsung dengan pekerjaan kita,namun bukan berarti kita bis mengabaikan atau menentangnya. Untuk sementara waktu sebaiknya kita  jadi pengamat dulu saja.

Kalau kita punya memiliki ‘kakak asuh’ proses adaptasi akan jauh lebih mudah. Kita punya tempat bertanya atau mendapatkan informasi yang psti. Meski begitu, jadilah ‘adik asuh’ yang cerdas. Jangan sebentar-sebentar   bertanya atau minta bantuan, apalagi sampai jadi bayangan senior kita. Usahakan untuk mengerjakan tugas sesuai instruksi, kalau memang sdah mentok, barulah mencari pertolongan.

MANDIRI

Untuk yang benar-benar baru terjun ke dunia kerja, bisa jadi kita akan terkaget-kaget begitu masuk kantor, sehingga perlu usaha extra  untuk beradaptasi. Terlebih tugas dan tanggung jawab yang kita hadapi umumnya berbeda dengan ilmu yang kita peroleh dari kampus.  Mungkin kita boleh pintar teori di kampus, tapi yang terpenting adalah kemampuan kita mengaplikasikannya.

Beruntunglah anda jika semasa kuliah sempat magang atau kerja praktek atau pernah berorganisasi. Pengalaman ini akan sangat membantu anda  dlam dunia kerja sekaligus jadi nilai tambah  dalam CV. Namun jika anda belum memiliki pengalaman sama sekali, tidak perlu khawatir, dengan kerja keras dankemauan untuk belajar. Semua pasti bisa diatasi.

Sekali lagi meskipun  kita punya ‘kakak asuh’ kita dituntut untuk mandiri karena kita bukan lagi mahasiswa yang bis beralasan macam-macam demi menghindari tugas dari dosen  atau meminta bantuan teman kuliah untuk mengerjakan tugas kita. Setelah masuk lingkungan kerja, tugas kita adalah tanggung jawab kita.

TEGAS

Kendala beradaptasi dan pekerjaan bukan tidakmungkin dialami oleh kita yang sudah punya banyak pengalaman bekerja. Menjadi warga baru dengan enempati posisi tinggi tidak jarang membuat kita canggung utuk membuat keputusan atau memberi perintah pada anak buah. Belum lagi ketika kita harus  menghadapi rekan-rekan lebih senior yang sudah lama mengincar posisi yang kita tempati. Sialnya, dengan pengalaman yang kita miliki [perusahaan menuntut kita untuk bisa  ‘membaca’ dan menguasai situasi dengan cepat.

Namun berbagai kendala tersebut  harusnya justru dianggap sebagai tantangan. sebaiknya  anda memulai dengan melakukan pendekatan  pada tim kerja. Agar mendaptkan sedikit gambaran, kita bisa mencari tahu kondisi  kantor beserta isinya dari atasan kita. Kemudian cobalah untuk saling mengenal. Kita juga bisa saling mencuri perhatian dengan membawakan mereka makanan atau pujian ketika tim kerja kita berhasil mencapai target,mislnya. Yang tidak kalah penting, dengarkan suara bawahan, terutama ketika kita akanmembuat suatu perubahan. Tapi jangan mau disetir oleh anak buah, bagaimanapun sebagai atasan kita harus bisa bersikap tegas!

Inspirasi Saat Kerja

12th Februari

Kehabisan Inspirasi dan Ide Saat Bekerja

Hindari pola dan berpikir terkotak

Ada kalanya dalam bekerja anda tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan. Akibat pikiran yang terlalu overload pada akhirnya justru anda bingung sendiri dan kehabisan ide. Sebenarnya mudah saja menjadi wanita yang kreatif. Namun, perlu diingat bahwa kreatifitas tidak akan muncul dengan sendirinya karena meskipun kita memiliki bakat kreatif, bila tidak pernah diasah maka tidak akan mungkin menghasilkan sebuah kreativitas.

awan_ideKreativitas merupakan suatu cara untuk menghasilkan sesuatu yang inovatif. Hasil kreativitas tidak harus sesuatu hal yang sifatnya orisinil, tetapi bisa sesuatu yang berbeda, baik itu yang berupa ide maupun tindakan. Kreativitas juga dapat diidentifikasikan sebagai kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mengambil  elemen-elemen yang sudah ada dan mengkombinasikannya dengan cara yang baru.

Setiap orang pada dasarnya kreatif. Setiap tindakan kita menghasilkan sesuatu merupakan wujud dari kreativitas yang kita miliki. Contoh kecilnya saja, pasti anda pernah merubah tata  letak kamar, atau memadu padankan pakaian kerja anda. Semua tindakan yang kita  lakukan sebenarnya melalui proses pemikiran kreatif. Anda juga pasti sering mencari solusi dari berbagai masalah dalam kehidupan.

Misalnya saja saat sedang kehabisan uang untuk kencan dengan kekasih, maka anda mengganti jadwal dengan menonton dvd di rumah. Solusi-solusi  semacam itu sebenarnya adalah tindakan kreatif yang tidak pernah anda sadari.

Sebenarnya salah satu penghambat kreativitas adalah diri anda sendiri. Seringkali sebelum melakukan suatu tindakan, anda sudah menjustifikasi bahwa anda tidak bisa melakukan hal tersebut.

Biasanya  hal tersebut secara otomatis akan timbul karena  sudah memiliki perasaan negative terlebih dulu, seperti takut dikritik, takut  gagal, takut dikomentari negative atau menciptakan sesuatu di luar kebiasaan. Mulai sekarang, cobalah hindari kata”saya tidak bisa” karena hasil yang anda dapatkan akan berwujud seperti itu.

Selain itu, hambatan budaya seperti  larangan untuk ’ keluar jalur’  atau bertindak di luar konteks juga dapat menurunkan tingkat kreativitas kita. System pendidikan ternyata pun turut mendukung tidak terciptanya iklim yang kreatif. Coba ingat, seringkali dalam ujian, seringkali menjawab soal ujian dalam bentuk pilihan benar atau salah.

Padahal,jenis pertanyaan seperti itu justru tidak mendorong berpikir  kreatif.
Keterpakuan cara pandang terhadap sesuatu hal dapat menghambat proses berpikir kreatif. Kalau anda hanya memikirkan sebuah jepit rambut khusus untuk rambut saja, anda tidak akan pernah bisa kreatif. Padahal, sebuah jepit rambut dapat dialih fngsikan menjadi hiasan dinding, penjepit rambut kertas, atau bahkan pembatas buku.
ide_orang

Cara pandang atau berpikir anda yang ‘terkotak-kotak’ juga dapat menghambat proses kreativitas. Jika mendengar kalimat ‘kucing melihat tikus’, pasti sebagian besar menyangka bahwa kucing tersebut yang akan mengejar tikus. Padahal bisa saja yang terjadi justru sebaliknya. Si kucing, yang ternyata masih berusia dua minggu lari ketakutan melihat tikus yang badannya dua kali lebih besar daripadanya.

Jika anda ingin kreativitas semakin tinggi, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mengizinkan diri anda untuk mengasah kreativitas diri. Keyakinan diri yang menegaskan bahwa  anda  dapat menghasilkan sesuatu yang kreatif akan tertanam dan secara tidak sadar akan mendorong anda untuk menciptakan suatu hal yang  kreatif.

Jangan pernah ragu untuk menjadi ‘gila’. Kalau anda sedang mati gaya atau kehabisan ide, berdirilah di tengah ruangan dan tutup mata kita. Berputarlah di tempat sampai kehilangan orientasi lalu berjalanlah lurus sampai anda menyentuh sesuatu. Buka mata anda dan gunakan benda yang anda sentuh itu sebagai ‘ subyek’ untuk mencari ide.

Berdasarkan penelitian, tentang aura dan terapi warna, ternyata warna ungu dapat meningkatkan kemampuan otak kanan yang sangat berperan penting dalam hal kreativitas. Warna ungu dapat merangsang munculnya ide dan pemikiran kreatif. Jika memungkinkan, lebih baik kelilingi lingkungan kerja anda dengan warna ungu, entah melalui pakaian, hiasan meja atau dinding kamar.

Memancing Kreativitas

Untuk menimbulka kreatifitas haruslah ada niatan yang kuat dari diri sendiri. Berikut beberapa tips agar kreatifitas bisa muncul dengan cara memancingnya.
ide_bebek

Catat ide-ide yang ada di dalam kepala

Gunakan juga gambar untuk memperjelas ide anda. Simpan juga benda-benda yang dapat membangkitkan memori dan taruh di tempat yang mudah dibuka. Aplikasikan juga cara lama dengan ide yang baru saja muncul ditambah dengan sentuhan pribadi. Misalnya saja, baju lama yang sudah membosankan dapat anda tambahkan hiasan-hiasan berupa kancing warna-warni.

Jangan pernah merasa takut atas kegagalan

Terkadang anda harus mencoba berates kali untuk mendapatkan  hasil yang sempurna. Eksperimen yang anda lakukan berulang kali akan membuka pikiran mengenai kesalahan yang selama ini anda lakukan. Namun, lakukan suatu hal yang memang anda kuasai bila memang merasa tidak mampu untuk menciptakan suatu kreativitas lagi.

Istirahat sebentar

Bila  anda sudah benar-benar kehabisan ide, maka istirahatlah. Terlalu lama mengerjakan suatu hal bisa membuat anda merasa jenuh. Sisihkan waktu sejenak untuk rileks, bersenag-senag atau hang out, terbukti mampu menjernihkan otak yang sudah mulai overload. Jika setiap hari anda sudah penat dengan kemacetan ibu kota, maka beristirahatlah dengan bepergian ke luar kota.

Buka mata, telinga dan hati

Agar mendapatkan inspirasi yang kreatif, anda harus selalu membuka diri dan sensitive terhadap lingkungan sekitar. Cobalah perhatikan hal-hal kecil di sekitar anda. Misalnya saja percakapan dua anak kecil atau orang yang melintas di hadapan anda.

Banyak bergaul dengan orang-orang yang kreatif

Cari teman yang kreatif sehingga anda dapat bertukar pendapat dengannya. Sisihkan waktu minimal sepuluh menit setiap hari sekeddar untuk mengobrol dan brain stroming dengannya supaya kreativitasnya menular.

Latih otak kanan

Sering mencatat dalam bentuk tulisan kurang bermanfaat untuk meningkatkan kreativitas bila tidak ditunjang dengan gambar dan ingatan visual. Tingkatkan kepekaan anda akan hal-hal seperti gambar, symbol, bentuk dan warna karena biasanya dilakukan oleh otak kanan.

Rahasia Meraih Promosi

27th Januari

Gaji lebih tinggi, tunjangan lebih banyak, kekuasan lebih besar. Hmm… enaknya dapat promosi jabatan…
Ingin jadi kepala bagian sebelum umur 30 ? bisa bahkan banyak yang bisa jadi asisten wakil komisaris di usia 20-an. Jabatan tinggi bukan lagi mimpi untuk kita yang masih muda.
Asal tahu cara yang tepat, kita bisa raih jabatan idaman.

RAHASIA 1 : SIAP-SIAP

Ingin dipromosikan ? jangan langsung ‘tembak’ atasan anda menuntut jabatan lebih tinggi  kalau kita tidak punya persiapan menuju jabatan yang diincar. Asal disiapkan dengan matang , atasan nantinya merasa tidak perlu berpikir dua kali mempromosikan kita. Beberapa hal yang harus dilakukan :

  • Buat Target, spesifikasikan jabatan yang kita inginkan lengkap dengan jangka waktu yang dibutuhkan untuk mencapainya. Lalu mulailah menghitung mundur. Misalnya, jika ingin mencapai posisi manajer dalam waktu  enam tahun, kita harus targetkan untuk jadi staf senior dalam dua tahun, jadi asisten manajer dalam empat tahun, dan seterusnya. Target ini akan membuat kita termotivasi sekaligus memudahkan kita mengevaluasi perkembangan kita.
  • Riset Jabatan, setelah menetukan target, cari tahu A-Z tentang  jabatan yang kita inginkan. Mulai dari besarnya tanggung jawab, hambatan yang akan dihadapi, sampai ke keahlian yang dibutuhkan. Bisa jadi jabatan tersebut menuntut kita yang berlatar belakang komunikasi untuk tahu dasar-dasar akuntasi. Kalau sudah begitu, jangan tunda lagi mengambil kursus yang dibutuhkan dari sekarang.
  • Perluas Jaringan, jika selama ini kita hanya bekerja keras dan malas bersosialisasi, bahkan tidak kenal seluruh rekan satu divisi, sebaiknya lupakan saja niat untuk dipromosikan. Pasalnya, cara kerja seperti ini akan membuat kita miskin jaringan  dan sulit mencari informasi. Pengetahuan tentang perusahaan jadi tidak  berkembang dan peluang promosi bisa lewat tanpa sepengetahuan kita.
  • Kerja Keras,mustahil atasan mengangkat kita jika kita selalu malas bekerja. Kita harus ingat juga , kerja memenuhi deadline saja tidak cukup. Kita harus bisa terlihat menonjol dibandingkan rekan kerja lain. Jadi jangan sekedar menyerahkan laporan tapi juga usulkan ide-ide baru. Mengajukan diri untuk menangani proyek baru bisa menunjukan semangat kerja keras kita.

RAHASIA  2 : PERILAKU TEPAT

Gelar, umur bahkan pengalaman bukan syarat mutlak saat ini untuk bisa mendapatkan promosi. Persaingan antar perusahaan yang makin ketat dan budget yang kian terbatas membuat perusahaan tidak lagi terpatok mengangkat mereka yang bergelar S2 atau di atas 35 tahun. Kita punya peluang yang sama besar dengan mereka.  Rahasia perilaku yang tepat yang akan dapat membuat anda mendapatkan promosi . beberapa perilaku atau attitude yang patut anda kembangkan  antara lain seperti :

  • Mampu bekerja sama, memegang jabatan lebih tinggi artinya bekerja dengan lebih banyak orang . sikap egois dan tidak mudah bekerja sama jelas tidak akan membuat kita dipromosikan. Mulai lah dengan cara menghargai sesame rekan kerja, baik yang senior maupun yang junior.Sesekali ajukan ide untuk makan bersama atau olahraga bareng. Ini menunjukan kalau kita pedulli pada kekompakan tim. Selain itu kita juga harus pintar-pintar menempatkan diri di tengah tim kerja . jika terjebak di tengah perdebatan, jangan memihak pada salah satu pihak. Jadilah orang yang lihai menurunkan ketegangan, menarik kesimpulan  dan membantu mencari jalan keluar. Disini akan terlihat potensi kita sebagai orang yang bisa  diandalkan disegala situasi.
  • Si serba bisa, sebuah perusahaan pasti butuh karyawan yang serba bisa. Tidak hanya handal  mengerjakan tugas sehari-hari dan mampu menepati  tenggat waktu, tetapi juga memiliki pengetahuan dan jaringanluas. Perusahaan akan mendapatkan keuntungan besar karena karyawannya yang potensial ini bisa diajak diskusi mengenai berbagai masalah yang terjadi.Saatnya memperbanyak pengetahuan dengan mengajukan diri terlibat di berbagai proyek. Selain memperluas  jaringan, kita bisa belajar banyaka dari pengalaman kerja rekan kerja kita satu tim. Efek positifnya adalah kita akan mampu menganalisis persoalan.
  • Jago Kasi masukan, memegang jabatana tinggi berarti tidak sekedar menjalankan  program, tapi iktu serta merancang dan menyumbangkan ide-ide segar yang bermanfaat bagi perusahaan.  Untuk menunjukan kalau kita punya inisiatif member masukan, saat rapat jangan diam atau ambil kursi paling belakang.Duduk di depan dan ajukan ide. Pastikan  masukan kita tidak sekedar menguntungkan perusahaan, tapi juga karyawan. Jika kita berhasil, teman kerja kita pasti akan mendukung  kita naik jabatan.
  • Inovatif, pemimpin kaku yang selalumain perintah ?  itu sudah bukan jamannya lagi. Persaingan  yang ketat  memaksa kita  untuk tidak hanya bisa memimpin  dan menyuruh anak buah tetapi juga jadi pemimpin inovatif dan terbuka.Saat rapat, terima ide orang lain jika memang  lebih bagus  dari ide kita. Ini menunjukan jika kita bisa terbuka terhadap  masukan orang lain dan tidak hanya mementingkan diri sendiri. Tentukan juga prinsip kepemimpinan kita dari sekarang.

    Misalnya, “ saya inginanak buah saya menghargai waktu, karena itu saya pun tidak akan dating terlambat.” Prinsip ini bisa diterapkan mulai sekarang dan pada saat kita dapat kesempatan memimpin sebuah tim  kerja.

  • Pantang menyerah, proposal ditolak, kita langsung rendah diri dan bolos dating kerja berhari-hari. Cara bersikap seperti ini tidak akan membuat kita mendapatkan promosi.Jika proposal ditolak atasan, kita harus cari tahu alas an kenapa menolaknya, perbaiki lalu ajukan lagi. Sikap ini akan menunjukan bahwa kita bisa menghadapi  hambatan dengan baik dan tidak mudah menyerah untuk mendapatkan ide yang menguntungkan perusahaan.

RAHASI 3 : NGOMONG DONG !

Beranikan diri menghadap bos untuk menyampaikan keinginan kita mencapai keinginan kita mencapai  target karier kita. Tentu saja tidak hanya bermodalkan omongan., tetapi juga bukti –bukti yang mendukung  bahwa kita memang pantas mendapatkan promosi.

Susun rapi dokumen kerja yang mencerminkan prestasi kerja kita, termasuk e-mail korespondensi kita dengan klien-klien besar selama ini. Catat dalam sebuah notes terbentuk poin-poin besar, apa saja yang ingin kita sampaikan  pada atasan. Ini akan  membuat  pembicaraan kita terarah dan focus.

Tunjukan pula bahwa kita memiliki minimal nilai lima keahlian utama yang dibutuhkan posisi tersebut . presentasikan kelebihan  kita tersebut dengan  bukti–bukti berupa  keterlibatan  kita dalam proyek atau keberhasilan kita menggandeng klien besar.

Terakhir, jangan paksa atasan untuk member jawaban “ya” atau “tidak” saat itu juga. Tutup ‘presentasi’ kita dengan  pertanyaan kita dengan pertanyaan terbuka, seperti, ‘ bagaimana , pak ? kira-kira apa langkah selanjutnya agar saya bisa mendapatkan promosi ini ?”

Kalaupun  bos anda menjawab, bahwa kita belum memenuhi kualifikasi yang diharapkan , tanyakan apa yang harus diperbaiki dari diri kita. Tidak lama lagi, jabatan idaman anda pasti akan di tangan.

Tips Hemat Alat Tulis Kantor

26th Januari

4 LANGKAH HEMAT ATK

Dengan berhemat ATK, ternyata kita bisa punya ‘kebebasan’ di tempat kerja. Akhir tahun, bukan Cuma evaluasi kinerja karyawan  yang sibuk dilakukan ,tapi juga evaluasi kinerja perusahaan secara keseluruhan. Besarnya biaya yang dikeluarkan perusahaan sangat mempengaruhi pemasukannya dan ujung-ujungnya menentukan keputusan  mengenai besar bonus yang bisa kita terima. Mau mendukung perusahaan tempat kita bekerja supaya pemasukannya semakin banyak, dan semakin besar juga bonus kita ?
Supaya pengeluaranperusahaan tidak terlalu besar, kita bisa membantu  dengan berhemat alat tulis kantor (ATK) selain mengurangi biaya, ternyata berhemat ATK juga bisa membuat kerja lebih enak.

BEBAS LUPA

Yang paling sering, kita tidak bisa menemukan bolpoin  atau stapler kita pada saat kita mau menggunakannya. Pasti  jengkel rasanya… padahal  ternyata barang- barang itu tidak hilang, tapi sembunyi di balik tumpukan berkas di atas  meja kerja kita. Bisa juga dia ngumpet di meja kerja rekan anda. Jangan buru-buru minta pulpen baru, sebaiknya cari dulu !

Berikutnya agar tidak pusing mencarinya, ada bagusnya kita meletakan tempat khusus alat-alat ini diposisi yang paling strategis  dalam jangkauan kita setiapkali selesai menggunakannya, kita bisa langsung meletakannya kembali di tempat itu, jadi kita tidak akan kehilangan benda-benda yang sederhana tapi penting ini. Selain itu, meja kerja juga lebih rapi tanpa alat tulis yang berserakan.

Kalau rekan kerja punya kecenderungan meminjam  dan sering lupa mengembalikan peralatan tulis kita, memasang nama dibolpoin kita biisa dipertimbangkan.  Memang nama di bolpoin itu tidak bisa menjerit minta untuk dikembalikan . tapi dengan adanya nama kita tertera dibolpoin , paling tidak rekan kerja kita ingat dari siapa dia meminjamnya dan bisa segera mengembalikan pulpen itu.

BEBAS TUMPUKAN

Mau ngeprint atau fotokopi, tapi tidak teredia kertas baru ? sebelum minta kertas baru, coba kita kihat lagi, siapa tahu ada kertas bekas fotokopi atau ngeprint yang sisi baliknya masih polos. Kita masih bisa gunakan kembali kertas tersebut untuk fotokopi.

Selama kertas tersebut tidak berisi hal-hal yang sifatnya rahasia, kita masih bisa ngeprint di sisi polosnya. Selainitu kita juga bisa menggunakannya sebagai kertas buram.

Dengan reusing kertas bekas ini, tumpukan sampah kertas jadi berkurang, ruang kerja kelihatan lebih nyaman juga. Yang paling penting, kita bisa berhemat kertas dan ikut menjaga lingkungan.

BEBAS ROBEK

Stapler memang bikin hidup lebih mudah, tapi penjepit kertas dan paper clip lebih bersahabat untuk mendukung usaha kita berhemat. Walaupun tidak terlalu mahal, kawat stapler tidak bisa dipakai lebih dari sekali. Sedangkan penjepit kertas dan paper clip masih bisa kita gunakan lagi sesudahnya.

Kalau  berkas yang di staple itu sudah tidak diperlukan dan kita bermaksud menggunakan halamannya  yang masih kosong, kertas yang dijepit atau di clip masih bagus bentuknya . stapler memberikan bekas bolong pada kertas, malah kalau kita tidak berhati-hati membukanya, kertas bisa robek.

BEBAS KERTAS

Kalau system informasi di tempat kerja sudah mendukung, kita bisa mengoptimalkan penggunaan email. Laporan rutin dan dokumen-dokumen bisa dikirimkan melalui melalui e-mail yang cepat dan praktis , jadi kita juga bisa lebih menghemat waktu.

Untukpesan yang sama kita tidak perlu mengetik ulang atau membuat salinan dalam jumlah banyak. Dengan e-mail, banyak sekali yang bisa dihemat. Kita bisa mengirit penggunaan disket. Menghemat kertas untuk ngeprint atau fotokopi, dan kita menghemat printer  dan mesin fotokopi  juga.  Bolpoin juga jadi jarang digunakan, sehingga lebih awet.

Filling yang dilakukan dengan menggunakan fasilitas computer  mengurangi jumalah berkas atau dokumen yang harus disimpan. Meja kerja juga lebih rapi.